My Books

My Books
Araska Publisher, 2014. Ellunar, 2014, 2015, 2015.
I LOVE KAMPUS FIKSI - #KAMPUSFIKSI12

Resensi I Am You : Forever Yours Cinta Menyisihkan Ego

Resensi I Am You : Forever Yours
Cinta Menyisihkan Ego
Judul Novel     : I Am You : Forever Yours
Genre              : Romance Japan, komedi, Young-Adult.
Penulis             : Ty SakuMoto
Tahun Terbit    : Desember 2015
Penerbit           : Grasindo Kompas Gramedia
Tebal               : 317 halaman
ISBN               : 978-602-375-283-6
Harga              : Rp. 66000
Sinopsis
novel
I Am You : Forever Yours

Awalnya Hoshiko dan Mamoru bermaksud membatalkan pernikahan. Namun, keduanya malah harus menjalani pernikahan percobaan dan
bertemu dengan konsultan ajaib bernama lala Lambada. lala memaksa mereka menjalani hari-hari pernikahan dengan tugas-tugas aneh. Keduanya terpaksa saling memuji, menyatakan cinta, melakukan foto pranikah, bahkan berbulan madu! Seiring waktu, ternyata bunga-bunga cinta mulai tumbuh di hati Hoshiko. Namun, bagaimana ia bisa menang jika saingannya si cantik Ayane? Apalagi Shoji yang baik hati itu menyatakan perasaan kepadanya. Belum lagi, ternyata Mamoru masih sering membuatnya kecewa, Apakah Hoshiko harus mempertahankan perasaanya? Atau melupakan semua mimpinya? Barbagai kejadian penuh kejutan kembali mengisi hari-hari Hoshiko dan Mamoru sebagai pasangan suami istri. Impian dan cinta memang harus diperjuangkan sebelum setiap orang bisa bahagia.
***
Novel I Am You : Forever Yours—merupakan bagian dari novel I Am You seri ke-3 yang ditulis oleh Ty SakuMoto dengan nama pena lain Kyria. Sebuah kisah berlatar negeri sakura tentang dua orang manusia yang terjebak dalam keadaan yang memaksa kehidupan mereka harus disatukan.
            Di seri yang ke-3 tiga diceritakan Makino Hoshiko [20 tahun] istri dari Shirota Mamoru [27 tahun] telah membuat kesepakatan untuk mengakhiri pernikahan mereka setelah di novel I Am You seri pertama jiwa mereka tertukar dan kembali ke tubuh masing-masing di akhir cerita I Am You seri ke-2.
            Rupanya gugatan perceraian mereka tidak bisa diterima pengadilan karena alasan yang tak masuk akul mengingat usia pernikahan yang terlalu singkat untuk diakhiri. Oleh karena itu lagi-lagi Hoshiko dan Mamoru harus memperpanjang ikatan pernikahan mereka hingga tiga bulan kedepan yang diawasi oleh Lala Lambada—seorang konsultan pernikahan yang sukses membuat rumah tangga klien-nya bertahan kembali.
            Jauh di lubuk hati Hoshiko sebenarnya berharap masih bisa bersama dengan Mamoru lebih lama lagi, begitu pula dengan Mamoru. Namun ego dan gengsi yang lebih menguasai pikiran hati mereka malah mengalahkan cinta mereka.
Hal-hal yang menarik:
1.      Karakter Tokoh
Hal yang paling membuat saya bertahan membaca novel ini hingga seri ke-3 adalah penulis yang tidak pernah gagal membangun karakter tokoh, baik tokoh utama ataupun figuran. Tidak hanya Mamoru dan Hoshiko yang membekas diingatan saya, tapi juga tokoh Lala Lambada, saya sempat tertawa berkali-kali dengan gaya bicaranya. Jujur saja, saya merasaa sedang menonton drama. Seakan setiap tokoh memiliki nyawanya masing-masing.
2.      Benang Merah
Novel setebal I Am You seri ke-3 bagi saya memiliki benang merah peristiwa di setiap bab-nya. Sehingg saya tidak lupa cerita di bab-bab sebelumnya. Contohnya dari pekenalan Lala Lambada memiliki pengaruh sangat kuat di setiap bab, membuat kepingan ucapan Lala harus dilaksanakan si tokoh utama di setiap bab-nya.
3.      Tips Menjaga Keharmonisan Suami Istri
Bagi saya novel ini kurang pas jika dibaca oleh kalangan remaja, mengingat isinya juga cukup dewasa. Heheheh. Tapi bagi pembaca yang cukup matang saya rasa ini pas, di mana cerita Hoshiko dan Mamoru tidak hanya soal perjuangan cinta biasa, tetapi juga memiliki beberapa tips yang mestinya pembaca sadari.
            Lala Lambada meyakini Hoshiko dan Mamoru tidak bisa harmonis rumah tangganya karena ego mereka masih belum disisihkan ketika bersama. Oleh karena itu ia memberikan daftar wajib yang mesti dilakukan klien-nya itu seperti ini:
1.      Pujian Wajib
“Anda berdua harus berusaha sebaik mungkin mempertahankan rumah tangga ini. Jika ada salah satu yang mangkir dari kewajibannya, saya akan melaporkannya karena itu dengarkan baik-baik. Hal yang saya ingin Anda beruda lakukan adalah berikan satu pujian kepada pasangan kalian masing-masing setiap hari. Atau, jika tidak bisa memujinya katakab bahwa Anda mencintainya. Cukup satu hari sekali saja.” [Lala Lambada-Halaman 42]
2.      Berbagi Kebersamaan
“Jika kalian sudah menikah artinya harus ada kebersamaan, saling berbagi.” [Lala Lambada-Halaman 80]
3.      Mengetahui Kesukaan Pasangan
“Belajarlah menjadi istri yang baik. Anda harus lebih mengenal suami Anda. Apa makanan dan minuman kesukaannya, hobinya, yang dilakukan pertama kali saat terabangun, jam berapa dia tidur, apa posisi tidurnya, apa yang membuatnya senang dan sedih. Anda juga harus belajar  menyiapkan pakaiannya dan memasak makanan favoritnya. Pokoknya, semua harus Anda pelajari bagaimana menjadi istri yang baik untuknya....” [Lala Lambada-Halaman 122]
4.      Liburan Bersama
5.      Memberikan kejutan saat ulang tahun
6.      Dll.
Tak ada Kejujuran Membuat Segalanya Pahit dan Menyakitkan
Mempelajari dari pasangan [Hoshiko-Mamoru] saya cukup memahami problem yang menimpa mereka hanya karena ketidakjujuran perasaan masing-masing. Memang itu sudah klise, tapi cukup berguna juga untuk kehidupan percintaan jaman sekarang. Awalnya mereka saling membenci dan saling menepis perasaan masing-masing bahkan berusaha memutuskan pernikahan mereka. Namun seiring berjalannya waktu dan intensitas kebersamaan lebih dekat, membuat diri mereka menjadi percaya dan terbuka.
            Ada di mana Mamoru dan Hoshiko akhirnya menyatakan perasaan cinta mereka dan membuat segala sikap mereka berubah. Perlahan keegoisan dan gengsi mereka tersapu oleh cinta mereka, meskipun hal itu masih sering terjadi namun tidak separah saat mereka masih saling membohongi. Dengan cinta, pasti segalanya bisa diatasi dan dilebur.
***
Tapi sejujurnya ada hal-hal yang masih menurut saya kurang membangun imajinasi pembaca. Menurut pribadi saya, suasana Jepang masih belum kentara. Terutama saat pendeskripsian tempat. Terkadang penulis terlalu cepat menjabarkan suatu adegan.
            Dan saat menuju bab-bab terakhir, saya mulai merasa bosan dengan cerita yang dirasa terlalu klise dan didramatisir—itu menurut pribadi saya. Contohnya saat Mamoru ditusuk preman karena menyelamatkan Hoshiko, Mamoru menunggu dari malam hingga pagi demi Hoshiki hingga kehujanan. Entah kenapa saya merasa kecewa, kenapa harus bumbu cerita seperti ini?

            Tapi jujur saja dari awal hingg akhir saya tidak bisa berhenti membacanya. Cerita yang luar biasa, mampu membuat karakter tokoh seakan hidup dan saya serasa sedang menonton drama jepang di televisi. Sukses untuk Ty SakuMoto!

Share 'Resensi I Am You : Forever Yours Cinta Menyisihkan Ego' On ...

Ditulis oleh: Alfy Maghfira - Jumat, 11 Desember 2015

Belum ada komentar untuk "Resensi I Am You : Forever Yours Cinta Menyisihkan Ego"

Posting Komentar